Fenomena Kemenangan Partai Islam Di Timur Tengah

http://saripedia.files.wordpress.com/2011/06/logo-akp.jpg
Negara – negara Timur Tengah dalam satu tahun belakangan ini menjadi perhatian dunia, adanya revolusi besar – besaran untuk meruntuhkan pemerintahan otoriter selalu menjadi topik pembicaraan masyarakat dunia. Dimulai dengan revolusi di Tunisia, Mesir, Libya, Yaman, Suriah dan negara – negara lainnya. Revolusi ini menjadi puncak kegundahan masyarakat Timur Tengah akan kebiadaban dan kezaliman pemerintah terhadap rakyatnya. Kediktatoran dan kesewangan – wenangan pemerintah berkuasa menjadi satu tema alasan mengapa adanya revolusi ini. Kematian mengenaskan sang diktator Mantan Presiden Libya Moammar Khadafi menjadi sebuah akhir tragis dari salah satu revolusi di Timur Tengah.

Timur Tengah adalah sebuah wilayah yang secara politis dan budaya merupakan bagian dari benua Asia, atau Afrika-Eurasia. Pusat dari wilayah ini adalah daratan di antara Laut Mediterania dan Teluk Persia serta wilayah yang memanjang dari Anatolia, Jazirah Arab dan Semenanjung Sinai. Timur Tengah juga meliputi wilayah dari Afrika Utara di sebelah barat sampai dengan Pakistan di sebelah timur dan Kaukasus dan/atau Asia Tengah di sebelah utara. Wilayah Timur Tengah mencakup beberapa kelompok suku dan budaya termasuk suku Iran, suku Arab, suku Yunani, suku Yahudi, suku Berber, suku Assyria, suku Kurdi dan suku Turki.

http://www.abna.ir/a/uploads/154/8/154849.jpg
Revolusi besar – besaran tersebut saat ini telah memasuki fase peralihan kepemimpinan. Runtuhnya rezim yang telah bertahta puluhan tahun di banyak negara Timur Tengah, harus segera diganti dengan pemerintahan yang memiliki kepedulian dan perhatian yang besar kepada rakyatnya. Masyarakat Timur Tengah merindukan kepemimpinan yang mampu menjadi tauladan bagi masyarakatnya, mereka tidak ingin lagi muncul pemimpin – pemimpin yang diktator yang selalu menjadi pemimpin yang ditakuti oleh rakyatnya. Selama ini rakyat tidak memiliki kebebasan untuk memberikan pendapat serta tidak bebas untuk mengontrol dan mengawasi pemerintahannya. Masyarakat hanya menjadi rakyat yang harus tunduk dan patuh dengan segala apa kemauan dari pemerintah.

Dalam beberapa bulan terakhir ini kita sudah menyaksikan pemilihan parlemen di Tunisia dan juga Maroko, dan pada senin tanggal 28 November 2011 juga akan dilaksanakan Pemilu di Mesir. Pemilu ini adalah konsekuensi dari revolusi agar terbentuknya pemerintahan yang lebih demokratis dan sesuai dengan aspirasi masyarakat. Tunisia yang merupakan negara pertama di Timur Tengah dalam mengawali Revolusi, saat ini juga mejadi negara pertama yang telah menyelesaikan Pemilu untuk memilih anggota Parlemennya. Pemilu yang dilaksanakan pada Minggu tanggal 23 Oktober 2010 tersebut di menangi oleh Partai Islam terbesar di Tunisia yang bernama An Nahdhah. An Nahdhah meraup kemenangan dengan perolehan 41 persen atau memperoleh 90 kursi dari 217 yang diperebutkan. Pemilu kali ini merupakan Pemilu bersejarah bagi Tunisia, karena yang pertama melaksanakan Pemilu dengan sistem multi partai, sehingga pada pemilu kali ini ada 80 partai yang ikut serta dalam pemilu. Peristiwa bersejarah tersebut berarti sebuah kemenangan atas sistem pemilu satu partai yang terus diterapkan selama tiga generasi sejak Tunisia merdeka dari penjajahan Perancis pada 1956.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjVd6yq50OPKwfVkqOkDpxFQ0nz9NDlmkOFQapbwWu4pNTA7dx3vsz1qSDXTgxusO9zyzOk8Zq68bev9UjNOxBzdLD2QusWECE4u85cLWbK6T2ADY6pzAGihRTTpkU54hNoUSWVRoSL3Ne/s1600/pjd-parti-de-la-justice-et-du-dc3a9veloppement-logo.jpg

Kemenangan Partai An Nahdhah di Tunisia juga di ikuti oleh kemenangan partai islam lainnya di Pemilu Maroko beberapa hari yang lalu. Partai yang bernama Partai Keadilan dan Pembangunan tersebut meraih 80 kursi dari 395 kursi parlemen. Kemenangan partai islam di Tunisia dan Maroko juga merupakan kelanjutan dari kemenangan partai islam Hamas di Palestina pada pemilu tahun 2006 yang lalu dan kemenangan AKP pada dua kali pemilu terakhir di Turki. Kemenangan partai islam ini menjadi perhatian khusus bagi negara – negara di Eropa dan Amerika Serikat begitu juga Israel. Bahkan kemenangan Hamas di Palestina selalu di halang – halangi untuk mewujudkan Palestina yang merdeka dan aman. Begitu juga saat ini kita saksikan di Mesir, beberapa hari yang lalu juga terjadi insiden dalam demo yang menghendaki Pemilu Mesir di tunda. Ini ada sebuah indikasi bahwa Amerika Serikat dan Eropa tidak menginginkan Partai Islam menang di negara – negara Timur Tengah.

Kemenangan Partai Islam adalah Kemenangan Masyarakat

Melihat realitas masyarakat di Timur Tengah selama ini bisa kita katakan sangat kontras dengan nilai – nilai islam yang justru lahir di wilayah tersebut. Dengan kediktatoran sang penguasanya, menjadikan masyarakat di Timur Tengah hanya sebagai budak bagi pemerintahan. Ini mengingatkan kita kembali kepada sebuah sejarah buruk bangsa – bangsa arab di zaman jahiliah dulunya. Sebagaimana kita ketahui sebelum datangnya Rasulullah SAW dengan nilai – nilai islamnya, bangsa arab sangat kental dengan sifat dan budaya hidup yang tidak ada aturan. Budaya saling membunuh, saling mengadu domba dan hidup dengan tidak memiliki rasa persaudaraan adalah karakater budaya jahiliyah dulunya. Budaya seperti ini sepertinya hadir kembali selama ini di Timur Tengah, memang tidak persis sama dengan zaman jahiliyah dulunya, namun pola – pola yang dibangun sesungguhnya tidaklah jauh beda dengan model jahiliyah tersebut.

Sedangkan masyarakat Timur Tengah adalah masyarakat yang mayoritas beragama islam, dimana mereka telah memahami dan mengetahui bagaimana islam mengajarkan tentang mengelola kehidupan. Nilai – nilai islam yang mereka pahami adalah nilai – nilai yang memberikan panduan hidup dan mengajarkan manusia untuk hidup rukun dan damai. Mengajarkan nilai – nilai yang sesuai dengan fitrah manusia. Dengan realitas yang berbeda tersebut memberikan sebuah semangat dan perlawanan serta pengorbanan untuk kembali menerapkan nilai – nilai islam dalam kehidupannya. Semangat untuk menegakkan nilai – nilai islam inilah yang menurut saya menjadi sebuah titik tolak kemenangan partai – partai islam di Timur Tengah. Oleh karena itu kemenangan ini merupakan kemenangan yang bersumber dari aspirasi dan kemauan masyarakat.

Fenomena kemenangan ini seharusnya dipahami oleh masyarakat dunia terkhusus oleh Amerika Serikat dan sekutunya adalah sebuah realitas keinginan masyarakat untuk sebuah proses demokrastisasi. Demokrasi yang selama ini adalah sebuah sistem yang di terapkan dan di “agung – agungkan” oleh Amerika Serikat, seharusnya diakui dan dihormati bahwa ini adalah sebuah proses untuk menuju kehidupan yang tentram, damai, makmur dan sejahtera di tengah – tengah masyarakat Timur Tengah pada khususnya dan dunia pada umumnya.

Masyarakat Timur Tengah merindukan kembali kehidupan seperti masa ke emasan islam dahulunya, dimana kekhalifahan islam dahulunya menjadi peradaban yang telah sukses mengantarkan masyarakatnya ketingkat kehidupan yang sejahtera. Mereka memahami dengan proses demokratisasi saat ini, akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk memilih dan menentukan pemimpin yang mampu membawa mereka kepada kehidupan yang dulu ada semasa zaman ke emasan islam tersebut.

Melihat kesuksesan yang dialami oleh Partai AKP di Turki saat ini, juga merupakan sebuah referensi bagi negara Timur Tengah lainnya untuk mempercayakan pemerintahan dijalankan oleh partai – partai islam. Kita mengetahui bahwa AKP yang banyak memberikan perubahan kepada kondisi kehidupan masyarakat Turki. Dan harapan besarnya bagi kita sebagai masyarakat dunia adalah dengan semakin berubahnya kehidupan masyarakat Timur Tengah juga memberikan pengaruh yang positif akan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat dunia lainnya. 

IDRAL, S.IP
Ketua KAMMI PW Sumbar-Riau-Kepri

20.38 | Posted in , , , , | Read More »

Fenomena Kemenangan Partai Islam Di Timur Tengah

http://saripedia.files.wordpress.com/2011/06/logo-akp.jpg
Negara – negara Timur Tengah dalam satu tahun belakangan ini menjadi perhatian dunia, adanya revolusi besar – besaran untuk meruntuhkan pemerintahan otoriter selalu menjadi topik pembicaraan masyarakat dunia. Dimulai dengan revolusi di Tunisia, Mesir, Libya, Yaman, Suriah dan negara – negara lainnya. Revolusi ini menjadi puncak kegundahan masyarakat Timur Tengah akan kebiadaban dan kezaliman pemerintah terhadap rakyatnya. Kediktatoran dan kesewangan – wenangan pemerintah berkuasa menjadi satu tema alasan mengapa adanya revolusi ini. Kematian mengenaskan sang diktator Mantan Presiden Libya Moammar Khadafi menjadi sebuah akhir tragis dari salah satu revolusi di Timur Tengah.

Timur Tengah adalah sebuah wilayah yang secara politis dan budaya merupakan bagian dari benua Asia, atau Afrika-Eurasia. Pusat dari wilayah ini adalah daratan di antara Laut Mediterania dan Teluk Persia serta wilayah yang memanjang dari Anatolia, Jazirah Arab dan Semenanjung Sinai. Timur Tengah juga meliputi wilayah dari Afrika Utara di sebelah barat sampai dengan Pakistan di sebelah timur dan Kaukasus dan/atau Asia Tengah di sebelah utara. Wilayah Timur Tengah mencakup beberapa kelompok suku dan budaya termasuk suku Iran, suku Arab, suku Yunani, suku Yahudi, suku Berber, suku Assyria, suku Kurdi dan suku Turki.

http://www.abna.ir/a/uploads/154/8/154849.jpg
Revolusi besar – besaran tersebut saat ini telah memasuki fase peralihan kepemimpinan. Runtuhnya rezim yang telah bertahta puluhan tahun di banyak negara Timur Tengah, harus segera diganti dengan pemerintahan yang memiliki kepedulian dan perhatian yang besar kepada rakyatnya. Masyarakat Timur Tengah merindukan kepemimpinan yang mampu menjadi tauladan bagi masyarakatnya, mereka tidak ingin lagi muncul pemimpin – pemimpin yang diktator yang selalu menjadi pemimpin yang ditakuti oleh rakyatnya. Selama ini rakyat tidak memiliki kebebasan untuk memberikan pendapat serta tidak bebas untuk mengontrol dan mengawasi pemerintahannya. Masyarakat hanya menjadi rakyat yang harus tunduk dan patuh dengan segala apa kemauan dari pemerintah.

Dalam beberapa bulan terakhir ini kita sudah menyaksikan pemilihan parlemen di Tunisia dan juga Maroko, dan pada senin tanggal 28 November 2011 juga akan dilaksanakan Pemilu di Mesir. Pemilu ini adalah konsekuensi dari revolusi agar terbentuknya pemerintahan yang lebih demokratis dan sesuai dengan aspirasi masyarakat. Tunisia yang merupakan negara pertama di Timur Tengah dalam mengawali Revolusi, saat ini juga mejadi negara pertama yang telah menyelesaikan Pemilu untuk memilih anggota Parlemennya. Pemilu yang dilaksanakan pada Minggu tanggal 23 Oktober 2010 tersebut di menangi oleh Partai Islam terbesar di Tunisia yang bernama An Nahdhah. An Nahdhah meraup kemenangan dengan perolehan 41 persen atau memperoleh 90 kursi dari 217 yang diperebutkan. Pemilu kali ini merupakan Pemilu bersejarah bagi Tunisia, karena yang pertama melaksanakan Pemilu dengan sistem multi partai, sehingga pada pemilu kali ini ada 80 partai yang ikut serta dalam pemilu. Peristiwa bersejarah tersebut berarti sebuah kemenangan atas sistem pemilu satu partai yang terus diterapkan selama tiga generasi sejak Tunisia merdeka dari penjajahan Perancis pada 1956.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjVd6yq50OPKwfVkqOkDpxFQ0nz9NDlmkOFQapbwWu4pNTA7dx3vsz1qSDXTgxusO9zyzOk8Zq68bev9UjNOxBzdLD2QusWECE4u85cLWbK6T2ADY6pzAGihRTTpkU54hNoUSWVRoSL3Ne/s1600/pjd-parti-de-la-justice-et-du-dc3a9veloppement-logo.jpg

Kemenangan Partai An Nahdhah di Tunisia juga di ikuti oleh kemenangan partai islam lainnya di Pemilu Maroko beberapa hari yang lalu. Partai yang bernama Partai Keadilan dan Pembangunan tersebut meraih 80 kursi dari 395 kursi parlemen. Kemenangan partai islam di Tunisia dan Maroko juga merupakan kelanjutan dari kemenangan partai islam Hamas di Palestina pada pemilu tahun 2006 yang lalu dan kemenangan AKP pada dua kali pemilu terakhir di Turki. Kemenangan partai islam ini menjadi perhatian khusus bagi negara – negara di Eropa dan Amerika Serikat begitu juga Israel. Bahkan kemenangan Hamas di Palestina selalu di halang – halangi untuk mewujudkan Palestina yang merdeka dan aman. Begitu juga saat ini kita saksikan di Mesir, beberapa hari yang lalu juga terjadi insiden dalam demo yang menghendaki Pemilu Mesir di tunda. Ini ada sebuah indikasi bahwa Amerika Serikat dan Eropa tidak menginginkan Partai Islam menang di negara – negara Timur Tengah.

Kemenangan Partai Islam adalah Kemenangan Masyarakat

Melihat realitas masyarakat di Timur Tengah selama ini bisa kita katakan sangat kontras dengan nilai – nilai islam yang justru lahir di wilayah tersebut. Dengan kediktatoran sang penguasanya, menjadikan masyarakat di Timur Tengah hanya sebagai budak bagi pemerintahan. Ini mengingatkan kita kembali kepada sebuah sejarah buruk bangsa – bangsa arab di zaman jahiliah dulunya. Sebagaimana kita ketahui sebelum datangnya Rasulullah SAW dengan nilai – nilai islamnya, bangsa arab sangat kental dengan sifat dan budaya hidup yang tidak ada aturan. Budaya saling membunuh, saling mengadu domba dan hidup dengan tidak memiliki rasa persaudaraan adalah karakater budaya jahiliyah dulunya. Budaya seperti ini sepertinya hadir kembali selama ini di Timur Tengah, memang tidak persis sama dengan zaman jahiliyah dulunya, namun pola – pola yang dibangun sesungguhnya tidaklah jauh beda dengan model jahiliyah tersebut.

Sedangkan masyarakat Timur Tengah adalah masyarakat yang mayoritas beragama islam, dimana mereka telah memahami dan mengetahui bagaimana islam mengajarkan tentang mengelola kehidupan. Nilai – nilai islam yang mereka pahami adalah nilai – nilai yang memberikan panduan hidup dan mengajarkan manusia untuk hidup rukun dan damai. Mengajarkan nilai – nilai yang sesuai dengan fitrah manusia. Dengan realitas yang berbeda tersebut memberikan sebuah semangat dan perlawanan serta pengorbanan untuk kembali menerapkan nilai – nilai islam dalam kehidupannya. Semangat untuk menegakkan nilai – nilai islam inilah yang menurut saya menjadi sebuah titik tolak kemenangan partai – partai islam di Timur Tengah. Oleh karena itu kemenangan ini merupakan kemenangan yang bersumber dari aspirasi dan kemauan masyarakat.

Fenomena kemenangan ini seharusnya dipahami oleh masyarakat dunia terkhusus oleh Amerika Serikat dan sekutunya adalah sebuah realitas keinginan masyarakat untuk sebuah proses demokrastisasi. Demokrasi yang selama ini adalah sebuah sistem yang di terapkan dan di “agung – agungkan” oleh Amerika Serikat, seharusnya diakui dan dihormati bahwa ini adalah sebuah proses untuk menuju kehidupan yang tentram, damai, makmur dan sejahtera di tengah – tengah masyarakat Timur Tengah pada khususnya dan dunia pada umumnya.

Masyarakat Timur Tengah merindukan kembali kehidupan seperti masa ke emasan islam dahulunya, dimana kekhalifahan islam dahulunya menjadi peradaban yang telah sukses mengantarkan masyarakatnya ketingkat kehidupan yang sejahtera. Mereka memahami dengan proses demokratisasi saat ini, akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk memilih dan menentukan pemimpin yang mampu membawa mereka kepada kehidupan yang dulu ada semasa zaman ke emasan islam tersebut.

Melihat kesuksesan yang dialami oleh Partai AKP di Turki saat ini, juga merupakan sebuah referensi bagi negara Timur Tengah lainnya untuk mempercayakan pemerintahan dijalankan oleh partai – partai islam. Kita mengetahui bahwa AKP yang banyak memberikan perubahan kepada kondisi kehidupan masyarakat Turki. Dan harapan besarnya bagi kita sebagai masyarakat dunia adalah dengan semakin berubahnya kehidupan masyarakat Timur Tengah juga memberikan pengaruh yang positif akan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat dunia lainnya. 

IDRAL, S.IP
Ketua KAMMI PW Sumbar-Riau-Kepri

20.38 | Posted in , , , , | Read More »

Tanda Tanda Kiamat Yang Menakjubkan

Assalamu'alaikum wr. wb
Berikut tanda tanda kecil kiamat yang menakjubkan (bukan tanda besar), cuman tak tulis tanda yang unik (tanda tanda yang lain yang udah sering kita dengar semisal legalisasi Zina, perempuan seperti laki lai dll ) tidak saya tuliskan
  1. Menggembungnya bulan telah bersabda Rasulullah saw : " di antara sudah mendekatnya kiamat ialah menggembungnya bulan sabit(awal bulan) " dishahihkan  AlBaani di Ash Shahihah nomor 2292 dalam riwayat yang lain dikatakan "di antara sudah dekatnya hari kiamat ialah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan masjid akan dijadikan tempat untuk jalan jalan serta meluasnya mati mendadak" (Ash Shahiihah AlBani 2292)

    Menakjubkan ... satu bulan sabit dihitung dua kali !!!, sekarang ummat islam hampir selalu bertengkar menentukan bulan sabit untuk ramadhan, syawal dan idhul adha .. antar ru'yat tidak sama cara melihatnya , antar hisab berbeda cara menghitungnya .... shodaqo rasuuhul kariim
  2. Tersebarnya banyak pasar rasuluillah bersabda : "Kiamat hampir saja akan berdiri apabila sudah banyak perbuatan bohong, masa(waktu) akan terasa cepat dan pasar pasar akan berdekatan (karena saking banyaknya)" (sahih Ibnu Hibban)

    Lihatlah sekarang, pasar ada dimana mana, mall semakin banyak, supermarket di mana mana ....
  3. Wanita ikut bekerja seperti laki laki rasulullah bersabda : "pada pintu gerbang kiamat orang2 hanya akan mengucapkan salam kepada orang yang khusus(dikenal) saja dan berkembangnya perniagaan sehingga wanita ikut seperti suaminya (bekerja/berdagang) " Hadist Shahih lighairihi Ahmad

    Sekarang karena emansipasi wanita, wanita yang bekerja sudah banyak betul ... shodaqo rasuuhul kariim
  4. Banyaknya Polisi rasululah bersabda : "bersegeralah kamu melakukan amal shalih sebelum datang 6 perkara : pemerintahan orang orang jahil, banyaknya polisi, penjual belian HUKUM atau JABATAN, memandang remeh terhadap darah, pemutusan silaturrahim, adanya manusia yang menjadikan al qir'an sebagai seruling dimana mereka menunjuk seorang imam untuk sholat jamaah agar ia dapat menyaksikan keindahannya dalam membaca Al QUr'an meskipun ia paling sedikit ke-Faqihannya. " Musnad Ahmad, At Thabrani, Ash Shaihhah AlBani 979
  5. Manusia akan bermegah megah dalam membangun masjid rasulullah bersabda "tidak akan beridir kiamat hingga mansia berbangga bangga dengan masjid" (hadist sahih musnad Ahmad3:134,145, An Nasa'i 2:32, Abu Dawud 449,Ibnu Majah 779) padahal rasulullah dilain tempat berkata "saya tidak diutus untuk menjulangkan masjid masjid" (sahih sunan abu dawud:448)

    subhanallah, masjid masjid seakarang megah betul .. indah benar
  6. Menjadi pengikut tradisi Yahudi dan Nasrani telah berkata rasulullah : "Sungguh kamu akan mengikuti jalan hidup orang orang sebelum kamu,sejengkal demi sejengkal , sehasta demi sehasta (tanpa berbeda sedikitpun) sehingga walaupun mereka masuk ke lubang biawak, maka kamu akan masuk juga" Sahabat bertanya : wahai rasulullah, apakah kaum yang akan kami ikuti tersebut adalah kaum Yahudi dan Nasrani ?, maka Nabi menjawab : Siapa Lagi (kalau bukan mereka) ?
    shodaqo rasuuhul kariim ... ummat sudah menjadi pengikut barat ... peringatan tahun baru, valentin day, peringatan ulang tahun, pengagum demokrasi, HAM, hukum positif dan sebagainya ...
  7. Irak diboikot dan makanan ditahan darinya rasulullah bersabda : "hampir saja tidak boleh dibawa makanan ke negeri Irak secupak(qafizh) makanan atau sebuah dirham, kami(sahabat) bertanya Orang orang ajam(non arab) kah yang melakukan ini ? kemudian beliau berkata : "hampir saja tidak dibawa makanan atau sebuah dinar kepada penduduk syam(palestina, syiria , libanon , yordandan sekitarnya) kemudian sahabat bertanya "siap ayang melakukan itu ya rasulullah ? " orang orang RUM(Romawi : Amerika-Eropa)
    Sebenarnya ini adalah tanda yang paling menakjubkan, karena sampai sekarang irak telah diboikot oleh Amerika semenjak perang teluk dan syam telah menderita kekuarangan makanan, palestina di jajah israel yahudi ..dan .. setelah terkepungnya irak dan syam ini .. dan setelah terjadinya peperangan dhasyat di PALESTINA maka akan muncullah tanda tanda besar kiamat berupa munculnya Imam Mahdi, Keluarnya Dajjal dan turunnya Isa Al Masih
  8. Bumi Arab akan kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai telah bersabda rasulullah : "tidak akan berdiri hari kiamat hingga harta aakan banyak melimpah dan sehingga bumi arab kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai "   (Ahmad dan Muslim)

    Dan negeri arab saat ini telah menjadi kebun !! dan banyak nya sungai .. didaerah tha'if bahkan telah turun butiran es dan musim haji kemarin susuhu dingin kira kira 5 derajat celcius ... tidak lagi panas
  9. Peperangan dengan Yahudi : tidak terjadi kiamat hingga oranng orang berperagn dengan  Yahudi, dan orang orang Yahudi bersembunyi dibawah batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata kepada orang orang islam " di sini ada Yahudi, maka bunuhlah ia" (Fathul Bari', Al Manaqib, Al Hafiz Ibnu Hajar)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
 

17.29 | Posted in , | Read More »

Tanda Tanda Kiamat Yang Menakjubkan

Assalamu'alaikum wr. wb
Berikut tanda tanda kecil kiamat yang menakjubkan (bukan tanda besar), cuman tak tulis tanda yang unik (tanda tanda yang lain yang udah sering kita dengar semisal legalisasi Zina, perempuan seperti laki lai dll ) tidak saya tuliskan
  1. Menggembungnya bulan telah bersabda Rasulullah saw : " di antara sudah mendekatnya kiamat ialah menggembungnya bulan sabit(awal bulan) " dishahihkan  AlBaani di Ash Shahihah nomor 2292 dalam riwayat yang lain dikatakan "di antara sudah dekatnya hari kiamat ialah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan masjid akan dijadikan tempat untuk jalan jalan serta meluasnya mati mendadak" (Ash Shahiihah AlBani 2292)

    Menakjubkan ... satu bulan sabit dihitung dua kali !!!, sekarang ummat islam hampir selalu bertengkar menentukan bulan sabit untuk ramadhan, syawal dan idhul adha .. antar ru'yat tidak sama cara melihatnya , antar hisab berbeda cara menghitungnya .... shodaqo rasuuhul kariim
  2. Tersebarnya banyak pasar rasuluillah bersabda : "Kiamat hampir saja akan berdiri apabila sudah banyak perbuatan bohong, masa(waktu) akan terasa cepat dan pasar pasar akan berdekatan (karena saking banyaknya)" (sahih Ibnu Hibban)

    Lihatlah sekarang, pasar ada dimana mana, mall semakin banyak, supermarket di mana mana ....
  3. Wanita ikut bekerja seperti laki laki rasulullah bersabda : "pada pintu gerbang kiamat orang2 hanya akan mengucapkan salam kepada orang yang khusus(dikenal) saja dan berkembangnya perniagaan sehingga wanita ikut seperti suaminya (bekerja/berdagang) " Hadist Shahih lighairihi Ahmad

    Sekarang karena emansipasi wanita, wanita yang bekerja sudah banyak betul ... shodaqo rasuuhul kariim
  4. Banyaknya Polisi rasululah bersabda : "bersegeralah kamu melakukan amal shalih sebelum datang 6 perkara : pemerintahan orang orang jahil, banyaknya polisi, penjual belian HUKUM atau JABATAN, memandang remeh terhadap darah, pemutusan silaturrahim, adanya manusia yang menjadikan al qir'an sebagai seruling dimana mereka menunjuk seorang imam untuk sholat jamaah agar ia dapat menyaksikan keindahannya dalam membaca Al QUr'an meskipun ia paling sedikit ke-Faqihannya. " Musnad Ahmad, At Thabrani, Ash Shaihhah AlBani 979
  5. Manusia akan bermegah megah dalam membangun masjid rasulullah bersabda "tidak akan beridir kiamat hingga mansia berbangga bangga dengan masjid" (hadist sahih musnad Ahmad3:134,145, An Nasa'i 2:32, Abu Dawud 449,Ibnu Majah 779) padahal rasulullah dilain tempat berkata "saya tidak diutus untuk menjulangkan masjid masjid" (sahih sunan abu dawud:448)

    subhanallah, masjid masjid seakarang megah betul .. indah benar
  6. Menjadi pengikut tradisi Yahudi dan Nasrani telah berkata rasulullah : "Sungguh kamu akan mengikuti jalan hidup orang orang sebelum kamu,sejengkal demi sejengkal , sehasta demi sehasta (tanpa berbeda sedikitpun) sehingga walaupun mereka masuk ke lubang biawak, maka kamu akan masuk juga" Sahabat bertanya : wahai rasulullah, apakah kaum yang akan kami ikuti tersebut adalah kaum Yahudi dan Nasrani ?, maka Nabi menjawab : Siapa Lagi (kalau bukan mereka) ?
    shodaqo rasuuhul kariim ... ummat sudah menjadi pengikut barat ... peringatan tahun baru, valentin day, peringatan ulang tahun, pengagum demokrasi, HAM, hukum positif dan sebagainya ...
  7. Irak diboikot dan makanan ditahan darinya rasulullah bersabda : "hampir saja tidak boleh dibawa makanan ke negeri Irak secupak(qafizh) makanan atau sebuah dirham, kami(sahabat) bertanya Orang orang ajam(non arab) kah yang melakukan ini ? kemudian beliau berkata : "hampir saja tidak dibawa makanan atau sebuah dinar kepada penduduk syam(palestina, syiria , libanon , yordandan sekitarnya) kemudian sahabat bertanya "siap ayang melakukan itu ya rasulullah ? " orang orang RUM(Romawi : Amerika-Eropa)
    Sebenarnya ini adalah tanda yang paling menakjubkan, karena sampai sekarang irak telah diboikot oleh Amerika semenjak perang teluk dan syam telah menderita kekuarangan makanan, palestina di jajah israel yahudi ..dan .. setelah terkepungnya irak dan syam ini .. dan setelah terjadinya peperangan dhasyat di PALESTINA maka akan muncullah tanda tanda besar kiamat berupa munculnya Imam Mahdi, Keluarnya Dajjal dan turunnya Isa Al Masih
  8. Bumi Arab akan kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai telah bersabda rasulullah : "tidak akan berdiri hari kiamat hingga harta aakan banyak melimpah dan sehingga bumi arab kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai "   (Ahmad dan Muslim)

    Dan negeri arab saat ini telah menjadi kebun !! dan banyak nya sungai .. didaerah tha'if bahkan telah turun butiran es dan musim haji kemarin susuhu dingin kira kira 5 derajat celcius ... tidak lagi panas
  9. Peperangan dengan Yahudi : tidak terjadi kiamat hingga oranng orang berperagn dengan  Yahudi, dan orang orang Yahudi bersembunyi dibawah batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata kepada orang orang islam " di sini ada Yahudi, maka bunuhlah ia" (Fathul Bari', Al Manaqib, Al Hafiz Ibnu Hajar)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
 

17.29 | Posted in , | Read More »

Sejarah Lengkap Konstantinopel dari Prediksi hingga Kejatuhannya

Sejarah Konstantinopel atau Byzantium sampai kejatuhannya, prediksi Rasulullah, Imam Al Mahdi, Bangsa Arab, Bangsa Persia, invasi besar-besaran Amerika ke Afganistan dan Irak, dan akhir zaman. Berhubungankah?

Byzantium

Byzantium adalah sebuah kota Yunani Kuno yang menurut legenda didirikan oleh para warga koloni Yunani dari Megara pada tahun 667 SM dan dinamai menurut nama raja mereka Byzas atau Byzantas. Nama Byzantium merupakan latinisasi dari nama asli kota tersebut yaitu Byzantion, kota ini kelak menjadi pusat kekaisaran Byzantium (kekaisaran Romawi menjelang dan pada abad pertengahan dengan nama Konstantinopel).

Pada tahun 196 M, kota ini dikepung oleh pasukan Romawi dan menderita kerusakan parah. Byzantium kemudian dibangun kembali oleh Septimus Severus, yang pada saat itu telah menjadi kaisar dan dengan segera memulihkan kemakmurannya. Lokasi Byzantium menarik perhatian Kaisar Romawi Konstantinus I yang pada tahun 330 M, membangun ulang kota itu menjadi Nova Roma. Setelah mangkatnya, kota ini disebut Konstantinopel (Kota Konstantinus). Kota ini selanjutnya menjadi ibukota Kekaisaran Romawi timur.

Kombinasi imperialisme dan lokasi ini mempengaruhi peran Konstantinopel sebagai titik penyeberangan antara dua benua Eropa dan Asia. Kota ini merupakan sebuah magnet komersial, kultural dan diplomatik. Dengan letak strategisnya itu Konstantinopel mampu mengendalikan rute antara Asia dan Eropa, serta pelayaran dari Laut Mediterania ke Laut Hitam.

Pada tanggal 29 mei 1453, kota ini jatuh ke tangan Bangsa Turki Ottoman dan sekali lagi menjadi ibukota dari Negara yang kuat, yakni kerajaan Ottoman. Bangsa Turki menyebut kota ini Istanbul (meskipun tidak secara resmi sampai tahun 1930) dan terus menjadi kota terbesar dari Republik Turki, sekalipun yang menjadi ibukota Turki adalah Ankara.

Asal Usul Simbol Bulan Sabit dan Bintang (Tambahan)

Bulan Sabit dari Babylonia
Kembali lagi pada tahun 670 SM, warga kota Byzantium menjadikan bulan sabit sebagai lambang Negara mereka, sesudah sebuah kemenangan penting. Akan tetapi, asal usul bulan sabit dan bintang sebagai lambang berasal jauh dari zaman sebelumnya yaitu zaman Babylonia dan Mesir Kuno tempat dimana dewa HORUS (Luciferian) berasal dan Tuhannya para ILLUMINATI. Sekalipun demikian, Byzantium adalah Negara berpemerintahan PERTAMA yang menggunakan bulan sabit sebagai lambang nasionalnya. Pada tahun 330 M, Konstantinus I menambahkan bintang PERAWAN MARIA pada bendera bulan sabit tersebut.

Bulan Sabit dari Mesir Kuno
Bulan sabit dan bintang tidak sepenuhnya ditinggalkan oleh dunia Kristen usai jatuhnya Konstantinopel. Sampai sekarang bendera resmi dari Patriark Ortodoks Yerusalem adalah sebuah labarum putih, sebuah gedung gereja dengan dua menara, dan pada bagian atas terlukis sebuah bulan sabit hitam yang menghadap ke tengah dan sebuah bintang bersinar.

Lambang Negara Byzantium
Jatuhnya Konstantinopel Ke Tangan Pemerintahan Islam

Gaung penaklukan Konstantinopel telah bergema dikalangan kaum muslimin semenjak Rasulullah SAW menyampaikan sabdanya, dari Abu Qubail, ia berkata: “kami pernah berada di sisi Abdullah bin Amr bin Al-Ash”, ia ditanya: “yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukan lebih dulu, Konstantinopel atau Roma?” kemudian Abdullah meminta peti kitabnya yang masih tertutup. Abu Qubail berkata: “kemudia ia mengeluarkan sebuah kitab dari padanya. Lalu Abdullah berkata: “ketika kami sedang menulis disekeliling Rasulullah SAW tiba-tiba beliau ditanya: “yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukan lebih dulu, Konstantinopel atau Roma? Kemudian Rasulullah menjawab: “kota heraklius akan ditaklukan terlebih dahulu, yakni kota Konstantinopel”.

Menurut Husain hadits ini dikeluarkan oleh ahmad dan terdapat di dalam Al-Mustadrak di beberapa tempat. Dishahihkan oleh AL-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi, juga disepakati oleh Al-Bani di dalam Silsilah Al-Haditsish Shihah 1/8

Penaklukan Konstantinopel seperti yang diprediksikan Rasulullah di atas, terjadi setelah melewati masa yang amat panjang yakni 8 abad sejak Rasulullah menyampaikan sabdanya.

627 M:

Rasulullah SAW melayangkan surat dakwah pada kaisar Romawi, Heraklius.

629 M:

Terjadi perang Mu’tah yang dilatarbelakangi pembunuhan da’i-da’I Islam oleh orang-orang Ghasasanah (negara satelit Romawi). Dalam perang ini Romawi mengirim bantuan 100.000 orang pasukan dan dibantu oleh sekutunya orang-orang Qadha’ah sebanyak 100.000 orang, sehingga total pasukan berjumlah 200.000 orang, sedangkan jumlah pasukan kaum muslimin adalah 3.000 orang. Pertempuran dalam perang ini berlangsung imbang selama 7 hari. Pasukan muslim yang dipimpin Khalid bin Walid kemudian mundur teratur, langkah ini dipuji Rasulullah SAW.

630 M:

Terjadi perang Tabuk, karena terdengar kabar bahwa Romawi telah memobilisasi pasukannya untuk menyerang Madinah. Jumlah pasukan kaum muslimin saat itu antara 30.000 sampai 50.000 orang, mereka keluar dari Madinah menuju Tabuk yang berjarak 600 KM dari Madinah. Namun ketika pasukan sampai di Tabuk, pasukan Romawi telah mundur.

648 M:

Pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan, atas usulan Mu’awwiyah kaum muslimin membangun armada angkatan laut sebanyak 1600 kapal. Hal ini dibutuhkan untuk pengamanan wilayah Afrika Utara yang telah dikuasai kaum muslimin, dan juga dibutuhkan untuk penaklukan Romawi. Karena tidak seperti Persia yang terkonsentrasi dalam suatu wilayah daratan, Romawi wilayahnya terletak di tiga benua yang dibatasi oleh Laut Tengah dan ibukotanya, Konstantinopel, terletak di selat yang mengantarai Laut Tengah dengan Laut Mati. Dari manapun arahnya, penyerangan ke arah Konstantinopel lewat Asia atau Afrika harus melewati laut. Oleh karena itu selain diperlukan angkatan darat yang kuat, angkatan laut akan sangat menentukan.

650 M:

Armada Islam yang dipimpin Abdullah bin Abu Sarah bertemu Armada Romawi di Mount Phoenix yang dipimpin Kaisar Konstantin II. Armada Romawi hancur lebur, konon 20.000 orang pasukannya tewas. Pertempuran ini sangat menentukan. Selangkah lgi kaum muslimin akan menghampiri ibukota Romawi. Namun sayang, kemelut yang terjadi di Madinah akibat timbulnya fitnah terhadap Khalifah Utsman bin Affan membuat Mu’awiyah lebih tertarik mengurus persoalan dalam negeri.

668 M:

Pada masa kekhalifahan Mu’awiyah, kaum muslimin menyerang Romawi dengan menggunakan dua jalur, laut dan darat. Dari laut armada Islam dikerahkan ke Hellespont menuju Laut marmara sampai ke Selat Bosporus. Dari darat, mereka menerobos Asia kecil menuju kota Chalcedon yang berada di selat Bosporus. Pasukan darat kemudian dijemput armada laut dan diseberangkan ke pantai kota benteng Konstantinopel. Namun sayang, kekuatan benteng Konstantinopel diluar perhitungan Muawiyah. Benteng itu sukar ditembus. Kesulitan lebih besar lagi ketika pasukan Romawi menggunakan senjata terbarunya yang disebut Greek Fire atau Wet Fire. Senjata ini berupa bola-bola berisi cairan naftha yang dilontarkan dan pecah sehingga bertebaran di permukaan laut. Kemudian dari atas benteng pasukan Romawi menembakkan panah api ke laut, sehingga laut pun terbakar. Pasukan muslim hancur dalam penyerbuan ini. Salah seorang sahabat yang rumahnya pertama kali dikunjungi Rasulullah ketika hijrah, Abu Ayyub Al-Anshary, syahid dan dikubur di balik dinding Konstantinopel yang kokoh itu. Berikutnya kaum muslimin menghindari pengepungan langsung terhadap ibu kota Romawi, pertempuran-pertempuran darat selanjutnya selama berabad-abad diarahkan untuk menyempitkan wilayah Romawi.

717 M:

Maslamah bin Abdul Malik meninggal pada saat melakukan pengepungan Konstantinpel. Peristiwa ini terjadi pada masa kekhalifahan Sulaiman bin Abdul Malik (Bani Umayyah).

717 – 719 M:

Ini adalah masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, pada masanya pengepungan Konstantinopel terhenti, pasukan Islam ditarik mundur.

1389 M:

Sultan Murad I bin Urkhan menyerang semenanjung Balkan. Menaklukan Adrianapole dan menjadikannya sebagai ibukota . Dia memperluas wilayah dan menguasai Shopia ibukota Bulgaria dan salanika ibukota Yunani. Juga mengalahkan Serbia.

1396 M:

Atas dorongan Paus, orang-orang Eropa bergerak ke Konstantinopel untuk menyerang Beyzid I bin Murad yang sedang melakukan pengepungan Konstantinopel. Namun pasukan besar tersebut dapat dikalahkan oleh Beyzid. Tapi Timurlank dengan pasukan Tartarnya menyerbu tempat ini. Mereka memasuki Ankara dan menghancurkan sejumlah besar pasukan Utsmaniyah. Lalu menahan Sultan Beyzid yang kemudian meninggal dalam tahannannya. Timurlank mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Anatolia kepada pemiliknya. Pemerintahan-pemerintahan Eropa ini lalu memisahkan diri seperti Bulgaria, Serbia, dan valacie.

1420 – 1451 M:

Ini adalah masa pemerintahan Murad II bin Muhammad, ia mengepung Konstantinopel dan mengembalikan seluruh pemerintahan yang memisahkan diri ke dalam perlindungan pemerintahannya. Juga berusaha mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Eropa (Bulgaria, Serbia, dan valachie) serta menguasai Albania.

1452 M:

Sultan Muhammad II memerintahkan pasukannya mendirikan benteng di pantai selat Bosporus. Benteng itu dikerjakan selama 3 bulan, lalu mereka bertahan mengepung Konstantinopel.

1453 M:

Pada suatu malam armada Turki Utsmani menyusur selat Bosporus menuju Konstantinopel. Sebanyak 70 buah kapal terpaksa diseret ke darat sejauh 5 km untuk kemudian dilayarkan lagi di laut. Romawi memang memasang rantai-rantai besar yang menghalangi perjalanan laut. Pada malam itu meriam-meriam Turki menyalak dengan dahsyatnya. Seiring kegoncangan dalam benteng, masuklah tentara Islam menyerbu. Pertempuran pecah di laut dan juga di benteng. Pagi subuh, 29 Mei 1453 M jatuhlah Konstantinopel ke tangan kaum muslimin. Pekik takbir menggema dimana-mana. Terealisir sudah janji Rasulullah SAW, melalui perjalanan panjang perjuangan kaum muslimin.

Untaian peristiwa yang disebutkan dalam tulisan di atas, harus dilihat dalam konteks saat itu dimana Islam yang sedang berkembang menimbulkan kecemasan penguasa-penguasa saat itu. Sehingga masing-masing pihak merasa harus mempertahankan eksistensinya.

Umat Islam sendiri sesungguhnya konsisten dengan misinya yaitu dakwah Islam, adapun terjadinya benturan-benturan kekuatan karena pihak-pihak lain menghalangi laju gerakan dakwah Islam dengan kekuatan. Seorang sahabat Nabi, Rib’i bin Amr pernah ditanya oleh Rustum, Komandan perang Persia: “Apa yang kalian inginkan?”. Rib’i menjawab:”Kami hanyalah ingin membebaskan manusia dari penghambakan kepada makhluk menjadi penghambaan kepada Khalik (Sang Pencipta); kami hanya ingin mengajak manusia dari sempitnya dunia kepada luasnya akhirat; kami ingin membebaskan manusia dari kezaliman tirani dan menyeru kepada keadilan Islam…”

Nabi Muhammad tidak memerintahkan umatnya untuk memaksa orang masuk Islam, atau membunuh orang yang tidak seagama. Justru yang beliau sampaikan adalah firman Allah: “Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorongmu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat kepada taqwa (Al-Maidah: 8).

Firman-Nya yang lain:”Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.” (Al-Mumtahanah: 8).

Karenanya tidaklah Nabi mengusir dan membunuh Yahudi kecuali karena mereka melakukan pengkhianatan kepada negara Madinah tempat mereka dan kaum muslimin hidup berdampingan.

Sementara orang-orang non muslim yang tidak mengusik umat Islam dan mau hidup berdampingan dengan adil, merasakan kenikmatan indahnya hidup di bawah naungan pemerintahan Islam. Sehingga penduduk Nasrani Palestina (Elia) pada masa lalu, semuanya menangis tersedu-sedu ketika ditinggalkan kaum muslimin. Mereka mengatakan: “Sungguh orang-orang Romawi itu seagama dengan kami, namun mereka membunuh anak-anak kami dan memporak-porandakan rumah dan ladang kami, sedangkan kalian selalu berbuat adil kepada kami…”

Oleh karena itu kalau mau jujur melihat sejarah Islam, kita akan sampai pada kesimpulan bahwa penguasaan dakwah Islam atas wilayah-wilayah lain di dunia membawa barakah.

Saya pernah dengar salah seorang Ustadz menyampaikan bahwa Gustav Le Bon (sejarawan Perancis?) pernah mengatakan:”Tidak pernah agama Yahudi, Kristen, dan Islam dapat hidup berdampingan dengan harmonis, kecuali pada masa pemerintahan Islam”.

Sumber : http://wrong-dimension.blogspot.com

06.07 | Posted in , , , , | Read More »

Sejarah Lengkap Konstantinopel dari Prediksi hingga Kejatuhannya

Sejarah Konstantinopel atau Byzantium sampai kejatuhannya, prediksi Rasulullah, Imam Al Mahdi, Bangsa Arab, Bangsa Persia, invasi besar-besaran Amerika ke Afganistan dan Irak, dan akhir zaman. Berhubungankah?

Byzantium

Byzantium adalah sebuah kota Yunani Kuno yang menurut legenda didirikan oleh para warga koloni Yunani dari Megara pada tahun 667 SM dan dinamai menurut nama raja mereka Byzas atau Byzantas. Nama Byzantium merupakan latinisasi dari nama asli kota tersebut yaitu Byzantion, kota ini kelak menjadi pusat kekaisaran Byzantium (kekaisaran Romawi menjelang dan pada abad pertengahan dengan nama Konstantinopel).

Pada tahun 196 M, kota ini dikepung oleh pasukan Romawi dan menderita kerusakan parah. Byzantium kemudian dibangun kembali oleh Septimus Severus, yang pada saat itu telah menjadi kaisar dan dengan segera memulihkan kemakmurannya. Lokasi Byzantium menarik perhatian Kaisar Romawi Konstantinus I yang pada tahun 330 M, membangun ulang kota itu menjadi Nova Roma. Setelah mangkatnya, kota ini disebut Konstantinopel (Kota Konstantinus). Kota ini selanjutnya menjadi ibukota Kekaisaran Romawi timur.

Kombinasi imperialisme dan lokasi ini mempengaruhi peran Konstantinopel sebagai titik penyeberangan antara dua benua Eropa dan Asia. Kota ini merupakan sebuah magnet komersial, kultural dan diplomatik. Dengan letak strategisnya itu Konstantinopel mampu mengendalikan rute antara Asia dan Eropa, serta pelayaran dari Laut Mediterania ke Laut Hitam.

Pada tanggal 29 mei 1453, kota ini jatuh ke tangan Bangsa Turki Ottoman dan sekali lagi menjadi ibukota dari Negara yang kuat, yakni kerajaan Ottoman. Bangsa Turki menyebut kota ini Istanbul (meskipun tidak secara resmi sampai tahun 1930) dan terus menjadi kota terbesar dari Republik Turki, sekalipun yang menjadi ibukota Turki adalah Ankara.

Asal Usul Simbol Bulan Sabit dan Bintang (Tambahan)

Bulan Sabit dari Babylonia
Kembali lagi pada tahun 670 SM, warga kota Byzantium menjadikan bulan sabit sebagai lambang Negara mereka, sesudah sebuah kemenangan penting. Akan tetapi, asal usul bulan sabit dan bintang sebagai lambang berasal jauh dari zaman sebelumnya yaitu zaman Babylonia dan Mesir Kuno tempat dimana dewa HORUS (Luciferian) berasal dan Tuhannya para ILLUMINATI. Sekalipun demikian, Byzantium adalah Negara berpemerintahan PERTAMA yang menggunakan bulan sabit sebagai lambang nasionalnya. Pada tahun 330 M, Konstantinus I menambahkan bintang PERAWAN MARIA pada bendera bulan sabit tersebut.

Bulan Sabit dari Mesir Kuno
Bulan sabit dan bintang tidak sepenuhnya ditinggalkan oleh dunia Kristen usai jatuhnya Konstantinopel. Sampai sekarang bendera resmi dari Patriark Ortodoks Yerusalem adalah sebuah labarum putih, sebuah gedung gereja dengan dua menara, dan pada bagian atas terlukis sebuah bulan sabit hitam yang menghadap ke tengah dan sebuah bintang bersinar.

Lambang Negara Byzantium
Jatuhnya Konstantinopel Ke Tangan Pemerintahan Islam

Gaung penaklukan Konstantinopel telah bergema dikalangan kaum muslimin semenjak Rasulullah SAW menyampaikan sabdanya, dari Abu Qubail, ia berkata: “kami pernah berada di sisi Abdullah bin Amr bin Al-Ash”, ia ditanya: “yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukan lebih dulu, Konstantinopel atau Roma?” kemudian Abdullah meminta peti kitabnya yang masih tertutup. Abu Qubail berkata: “kemudia ia mengeluarkan sebuah kitab dari padanya. Lalu Abdullah berkata: “ketika kami sedang menulis disekeliling Rasulullah SAW tiba-tiba beliau ditanya: “yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukan lebih dulu, Konstantinopel atau Roma? Kemudian Rasulullah menjawab: “kota heraklius akan ditaklukan terlebih dahulu, yakni kota Konstantinopel”.

Menurut Husain hadits ini dikeluarkan oleh ahmad dan terdapat di dalam Al-Mustadrak di beberapa tempat. Dishahihkan oleh AL-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi, juga disepakati oleh Al-Bani di dalam Silsilah Al-Haditsish Shihah 1/8

Penaklukan Konstantinopel seperti yang diprediksikan Rasulullah di atas, terjadi setelah melewati masa yang amat panjang yakni 8 abad sejak Rasulullah menyampaikan sabdanya.

627 M:

Rasulullah SAW melayangkan surat dakwah pada kaisar Romawi, Heraklius.

629 M:

Terjadi perang Mu’tah yang dilatarbelakangi pembunuhan da’i-da’I Islam oleh orang-orang Ghasasanah (negara satelit Romawi). Dalam perang ini Romawi mengirim bantuan 100.000 orang pasukan dan dibantu oleh sekutunya orang-orang Qadha’ah sebanyak 100.000 orang, sehingga total pasukan berjumlah 200.000 orang, sedangkan jumlah pasukan kaum muslimin adalah 3.000 orang. Pertempuran dalam perang ini berlangsung imbang selama 7 hari. Pasukan muslim yang dipimpin Khalid bin Walid kemudian mundur teratur, langkah ini dipuji Rasulullah SAW.

630 M:

Terjadi perang Tabuk, karena terdengar kabar bahwa Romawi telah memobilisasi pasukannya untuk menyerang Madinah. Jumlah pasukan kaum muslimin saat itu antara 30.000 sampai 50.000 orang, mereka keluar dari Madinah menuju Tabuk yang berjarak 600 KM dari Madinah. Namun ketika pasukan sampai di Tabuk, pasukan Romawi telah mundur.

648 M:

Pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan, atas usulan Mu’awwiyah kaum muslimin membangun armada angkatan laut sebanyak 1600 kapal. Hal ini dibutuhkan untuk pengamanan wilayah Afrika Utara yang telah dikuasai kaum muslimin, dan juga dibutuhkan untuk penaklukan Romawi. Karena tidak seperti Persia yang terkonsentrasi dalam suatu wilayah daratan, Romawi wilayahnya terletak di tiga benua yang dibatasi oleh Laut Tengah dan ibukotanya, Konstantinopel, terletak di selat yang mengantarai Laut Tengah dengan Laut Mati. Dari manapun arahnya, penyerangan ke arah Konstantinopel lewat Asia atau Afrika harus melewati laut. Oleh karena itu selain diperlukan angkatan darat yang kuat, angkatan laut akan sangat menentukan.

650 M:

Armada Islam yang dipimpin Abdullah bin Abu Sarah bertemu Armada Romawi di Mount Phoenix yang dipimpin Kaisar Konstantin II. Armada Romawi hancur lebur, konon 20.000 orang pasukannya tewas. Pertempuran ini sangat menentukan. Selangkah lgi kaum muslimin akan menghampiri ibukota Romawi. Namun sayang, kemelut yang terjadi di Madinah akibat timbulnya fitnah terhadap Khalifah Utsman bin Affan membuat Mu’awiyah lebih tertarik mengurus persoalan dalam negeri.

668 M:

Pada masa kekhalifahan Mu’awiyah, kaum muslimin menyerang Romawi dengan menggunakan dua jalur, laut dan darat. Dari laut armada Islam dikerahkan ke Hellespont menuju Laut marmara sampai ke Selat Bosporus. Dari darat, mereka menerobos Asia kecil menuju kota Chalcedon yang berada di selat Bosporus. Pasukan darat kemudian dijemput armada laut dan diseberangkan ke pantai kota benteng Konstantinopel. Namun sayang, kekuatan benteng Konstantinopel diluar perhitungan Muawiyah. Benteng itu sukar ditembus. Kesulitan lebih besar lagi ketika pasukan Romawi menggunakan senjata terbarunya yang disebut Greek Fire atau Wet Fire. Senjata ini berupa bola-bola berisi cairan naftha yang dilontarkan dan pecah sehingga bertebaran di permukaan laut. Kemudian dari atas benteng pasukan Romawi menembakkan panah api ke laut, sehingga laut pun terbakar. Pasukan muslim hancur dalam penyerbuan ini. Salah seorang sahabat yang rumahnya pertama kali dikunjungi Rasulullah ketika hijrah, Abu Ayyub Al-Anshary, syahid dan dikubur di balik dinding Konstantinopel yang kokoh itu. Berikutnya kaum muslimin menghindari pengepungan langsung terhadap ibu kota Romawi, pertempuran-pertempuran darat selanjutnya selama berabad-abad diarahkan untuk menyempitkan wilayah Romawi.

717 M:

Maslamah bin Abdul Malik meninggal pada saat melakukan pengepungan Konstantinpel. Peristiwa ini terjadi pada masa kekhalifahan Sulaiman bin Abdul Malik (Bani Umayyah).

717 – 719 M:

Ini adalah masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, pada masanya pengepungan Konstantinopel terhenti, pasukan Islam ditarik mundur.

1389 M:

Sultan Murad I bin Urkhan menyerang semenanjung Balkan. Menaklukan Adrianapole dan menjadikannya sebagai ibukota . Dia memperluas wilayah dan menguasai Shopia ibukota Bulgaria dan salanika ibukota Yunani. Juga mengalahkan Serbia.

1396 M:

Atas dorongan Paus, orang-orang Eropa bergerak ke Konstantinopel untuk menyerang Beyzid I bin Murad yang sedang melakukan pengepungan Konstantinopel. Namun pasukan besar tersebut dapat dikalahkan oleh Beyzid. Tapi Timurlank dengan pasukan Tartarnya menyerbu tempat ini. Mereka memasuki Ankara dan menghancurkan sejumlah besar pasukan Utsmaniyah. Lalu menahan Sultan Beyzid yang kemudian meninggal dalam tahannannya. Timurlank mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Anatolia kepada pemiliknya. Pemerintahan-pemerintahan Eropa ini lalu memisahkan diri seperti Bulgaria, Serbia, dan valacie.

1420 – 1451 M:

Ini adalah masa pemerintahan Murad II bin Muhammad, ia mengepung Konstantinopel dan mengembalikan seluruh pemerintahan yang memisahkan diri ke dalam perlindungan pemerintahannya. Juga berusaha mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Eropa (Bulgaria, Serbia, dan valachie) serta menguasai Albania.

1452 M:

Sultan Muhammad II memerintahkan pasukannya mendirikan benteng di pantai selat Bosporus. Benteng itu dikerjakan selama 3 bulan, lalu mereka bertahan mengepung Konstantinopel.

1453 M:

Pada suatu malam armada Turki Utsmani menyusur selat Bosporus menuju Konstantinopel. Sebanyak 70 buah kapal terpaksa diseret ke darat sejauh 5 km untuk kemudian dilayarkan lagi di laut. Romawi memang memasang rantai-rantai besar yang menghalangi perjalanan laut. Pada malam itu meriam-meriam Turki menyalak dengan dahsyatnya. Seiring kegoncangan dalam benteng, masuklah tentara Islam menyerbu. Pertempuran pecah di laut dan juga di benteng. Pagi subuh, 29 Mei 1453 M jatuhlah Konstantinopel ke tangan kaum muslimin. Pekik takbir menggema dimana-mana. Terealisir sudah janji Rasulullah SAW, melalui perjalanan panjang perjuangan kaum muslimin.

Untaian peristiwa yang disebutkan dalam tulisan di atas, harus dilihat dalam konteks saat itu dimana Islam yang sedang berkembang menimbulkan kecemasan penguasa-penguasa saat itu. Sehingga masing-masing pihak merasa harus mempertahankan eksistensinya.

Umat Islam sendiri sesungguhnya konsisten dengan misinya yaitu dakwah Islam, adapun terjadinya benturan-benturan kekuatan karena pihak-pihak lain menghalangi laju gerakan dakwah Islam dengan kekuatan. Seorang sahabat Nabi, Rib’i bin Amr pernah ditanya oleh Rustum, Komandan perang Persia: “Apa yang kalian inginkan?”. Rib’i menjawab:”Kami hanyalah ingin membebaskan manusia dari penghambakan kepada makhluk menjadi penghambaan kepada Khalik (Sang Pencipta); kami hanya ingin mengajak manusia dari sempitnya dunia kepada luasnya akhirat; kami ingin membebaskan manusia dari kezaliman tirani dan menyeru kepada keadilan Islam…”

Nabi Muhammad tidak memerintahkan umatnya untuk memaksa orang masuk Islam, atau membunuh orang yang tidak seagama. Justru yang beliau sampaikan adalah firman Allah: “Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorongmu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat kepada taqwa (Al-Maidah: 8).

Firman-Nya yang lain:”Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.” (Al-Mumtahanah: 8).

Karenanya tidaklah Nabi mengusir dan membunuh Yahudi kecuali karena mereka melakukan pengkhianatan kepada negara Madinah tempat mereka dan kaum muslimin hidup berdampingan.

Sementara orang-orang non muslim yang tidak mengusik umat Islam dan mau hidup berdampingan dengan adil, merasakan kenikmatan indahnya hidup di bawah naungan pemerintahan Islam. Sehingga penduduk Nasrani Palestina (Elia) pada masa lalu, semuanya menangis tersedu-sedu ketika ditinggalkan kaum muslimin. Mereka mengatakan: “Sungguh orang-orang Romawi itu seagama dengan kami, namun mereka membunuh anak-anak kami dan memporak-porandakan rumah dan ladang kami, sedangkan kalian selalu berbuat adil kepada kami…”

Oleh karena itu kalau mau jujur melihat sejarah Islam, kita akan sampai pada kesimpulan bahwa penguasaan dakwah Islam atas wilayah-wilayah lain di dunia membawa barakah.

Saya pernah dengar salah seorang Ustadz menyampaikan bahwa Gustav Le Bon (sejarawan Perancis?) pernah mengatakan:”Tidak pernah agama Yahudi, Kristen, dan Islam dapat hidup berdampingan dengan harmonis, kecuali pada masa pemerintahan Islam”.

Sumber : http://wrong-dimension.blogspot.com

06.07 | Posted in , , , , | Read More »

Penemuan Dahsyat Ilmuwan Islam yang Dilupakan Sejarah Dunia

Kejayaan peradaban Islam pernah di wakili oleh Baghdad, Mesir, Andalusia, India dan lainnya. Di tempat itu lahirlah karya-karya yang luar biasa sehingga dapat menggetarkan dunia. Para ilmuwan, cendikiawan, sarjana, ahli fiqih bahkan para penguasanya pernah dengan sungguh-sungguh terobsesi pada ilmu pengetahuan. Akibatnya, muncullah sebuah tatanan kehidupan yang baik dan maju dalam sejarah dunia.
Banyak yang telah dilahirkan oleh peradaban Islam bagi dunia. Hingga saat ini, manfaatnya masih bisa dirasakan dan terus dilakukan pengembangan lebih lanjut demi kemudahan. Dan untuk lebih jelasnya mari kita telusuri beberapa penemuan dari para ilmuwan Muslim tersebut. Di antaranya:

1. Teori Relativitas Al-Kindi

Teori relativitas ternyata telah lama dicetuskan oleh ilmuwan Muslim di abad ke 8 Masehi. Dialah Abu Yusuf bin Ashaq al-Kindi. Ia adalah seorang ilmuwan dan filsuf Muslim keturunan Yaman dan lahir di Kufah tahun 185 H/796 M. Ilmuwan yang di kenal sebagai Alkindus di Barat ini menyatakan bahwa manusia adalah makhluk relatif dan terbatas. Walaupun semua makhluk individu tidak terbatas banyaknya, namun waktu, gerak, badan dan ruang adalah terbatas. Intinya, Al-Kindi hendak menyatakan bahwa “Waktu itu ada (eksis) karena ada gerak. Gerak itu adak karena badan/tubuh yang bergerak…. Jika tidak gerak, ada tubuh yang diperlukan untuk bergerak; jika ada badan, ada gerakan yang dilakukan”. Dengan kata lain, ruang, waktu, gerakan dan benda itu bersifat relatif satu sama lain dan tidak dapat berlaku sendiri (independent) atau absolut. Seluruhnya bersifat relatif terhadap objek-objek lain dan terhadap si pengamat.
Teori yang di gagas Einstein juga hampir sama. Ia menyatakan bahwa “Eksistensi-eksistensi dalam dunia ini terbatas, walaupun eksistensi itu sendiri tidak terbatas”. Tentu saja karena kedua ilmuwan ini hidup dan berkarya di zaman yang berbeda, maka temuan dari Einstein akan lebih mendetail dan dijelaskan dengan dukungan penelitian dan pengujian ilmiah. Bahkan telah terbukti dengan adanya ledakan bom atom di Nagasaki dan Hiroshima. Namun yang jelas, ternyata teori relativitas yang di gagas oleh Albert Einstein pada abad ke 20 telah lebih dulu di temukan oleh ilmuwan Muslim yaitu Abu Yusuf bin Ashaq al-Kindi sekitar seribu seratus tahun sebelumnya.








Gambar: Al-Kindi
Sesungguhnya, konsep tentang relativitas ruang dan waktu ini sudah tidak asing lagi bagi kalangan ilmuwan Islam terdahulu. Karena di dalam Al-Qur`an telah disebutkan berbagai ayat yang mengisyaratkan relatifnya ruang dan waktu, seperti:
“Sesungguhnya sehari disisi Allah adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu” (QS. Al-Hajj [22] : 47).
“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (Urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu” (QS. As-Sajdah [32] : 5)
Jadi, sekarang apakah kita tidak bangga dan termotivasi untuk mengembalikan kejayaan Islam itu.

2. Observatorium buatan Nasir ad-Din at-Tusi (Malagha) dan Ulugh Beg

Menurut catatan sejarah, observatorium pertama yang di buat manusia adalah yang di bangun pada zaman Yunani kuno oleh seorang asronom yang bernama Hipparchus pada tahun 150 SM. Sejak saat itu di seluruh dunia membangun observatorium hanya mencontoh mentah-mentah bangunan ini hingga belakangan ilmuwan Islam lah yang mengoreksinya. Tahun 1259 M, Nasir ad-Din at-Tusi lah yang melakukan hal itu. Ia memimpin beberapa astronom Muslim untuk membangun sebuah observatorium di Malagha. Observatorium itu pun dilengkapi dengan perpustakaan yang koleksi bukunya mencapai 400 ribu judul lebih.










Gambar diri Nasir ad-Din at-Tusi dan ilustrasi observatorium Malagha
Selain itu, sebuah obsernatorium yang lebih canggih dibangun di Samarkand dengan nama Ulugh Beg. Seorang ahli astronomi Barat, Kevin Krisciunas dalam tulisannya berjudul The Legacy of Ulugh Beg mengungkapkan, obserbatorium termegah yang dibangun sarjana Muslim adalah Ulugh Beg. Observatorium itu di bangun seorang penguasa keturunan Mongol yang bertahta di Samarkand bernama Muhammad Taragai Ulugh Beg (1393-1449). Dia adalah pejabat yang menaruh perhatian terhadap astronomi. Ketertarikannya itu bermula ketika dia mengunjungi observatorium di Malagha yang di bangun oleh astronom terkemuka, Nasir ad-Din at-Tusi.









Foto: Observatorium Ulugh Beg di Samarkand
Geliat pengkajian astronomi di Samarkand mulai berlangsung pada tahun 1201 M. Namun aktivitas astronomi yang sesungguhnya di wilayah kekuasaan Ulugh Beg mulai berlangsung sejak tahun 1408 M. Sejak saat itu semangat pengkajian astronomi di Samarkand mencapai puncaknya ketika pejabat dan ahli astronomi itu memerintahkan membangun sebuah observatorium Ulugh Beg (sesuai dengan namanya) untuk kepentingan penelitian. Namun sayang, setelah Ulugh Beg meninggal maka observatorium itu mulai di abaikan hingga akhirnya rusak dan terbengkalai.


3. Sistem air mancur temuan Banu Musa bersaudara

Dalam berbagai catatan sejarah, terungkap bahwa umat Islam menjadi umat pertama yang menggunakan media air dalam rancangan sebuah taman. Di samping itu, masjid, istana, rumah juga ikut menggunakan media air ini dalam mempercantik arsitekturnya. Namun sayang hanya sedikit atau bahkan tidak ada lagi yang pernah mengangkat hal ini, bahwa ilmuwan Muslim lah yang pertama-tama mengenalkan sistem air mancur.







Gambar: Banu Musa bersaudara
Banu Musa bersaudara telah meninggalkan warisan yang berharga bagi umat Islam, yaitu karya-karya yang terangkum di dalam kitab  Al-Hiyal (kitab perangkat mekanik) yang bermanfaat dalam perkembangan teknik dan arsitektur Islam. Dalam kitab ini Banu Musa bersaudara membuat rancangan air mancur dalam berbagai teknik. Prinsip-prinsip geometri dan fisika telah mereka terapkan dalam pembuatan air mancur dan mereka juga telah mampu membuat tujuh model rancangan air mancur. Sungguh menakjubkan.

4. Resep pembuatan sabun ala Ar-Razi

Sabun telah di kenal oleh umat Islam sejak abad ke 9 Masehi. Dikenalkan pertama kali oleh ilmuwan Muslim yang bernama Ar-Razi atau di Barat sebagai Razes. Menurut Razi untuk membuat sabun di butuhkan campuran beragam minyak tumbuhan (diantaranya minyak zaitun) dan mencampurnya dengan sodium hidroksida serta bahan-bahan aromatik seperti thyme.







Gambar: Ar-Razi
Betapa hebatnya para ilmuwan Muslim terdahulu. Mereka telah benar-benar menerapkan salah satu sabda Rasulullah SAW bahwa “Kebersihan itu sebagian dari iman”. Selain Ar-Razi, para ahli kimia Muslim abad pertengahan juga telah menemukan sabun wangi yang berwarna serta sabun cair. Bahkan baru-baru ini telah ditemukan sebuah manuskrip dari abas ke 13 yang berisi tata cara pembuatan sabun secara lebih mendetail. Berikut penjelasannya:
“Sediakan sejumlah minyak wijen, sedikit potash, alkali dan beberapa jeruk lemon. Kemudian, campur dan rebus bahan-bahan tersebut. Setelah masak, tuangkan campuran penas tersebut dalam cetakan lalu biarkan sampai menjadi dingin. Maka jadilah sabun batangan”
Sungguh mengherankan bila di Eropa pada abad pertengahan para raja dan kalangan bangsawan masih menggunakan air seni manusia untuk mencuci baju dan mandi, peradaban Islam telah menikmati sabun dalam bentuk batangan. Tapi ironisnya, sumbangsih peradaban Islam ini tidak disebutkan dalam banyak buku sejarah penemuan dunia. Kurun waktu dari abad ke 1 hingga 15 diloncati begitu saja seolah-olah lima belas abad itu tidak ada artinya.

6. Sampo buatan Sake Dean Mahomet

Tahukah Anda siapa yang memperkenalkan pertama kali sampo ke dunia Barat? Dialah seorang Muslim dari Benggali (India) bernama Sake Dean Mahomet yang membawa sampo ke daratan Eropa pada tahun 1759. Dia kemudian memperkenalkan sampo di Inggris dengan membuka “Mahomed`s Indian Vapor Baths” atau “Pemandian wangi gaya India milik Mahomet” di kawasan pelabuhan Brighton. Pemandian ini lebih mirip dengan pemandian gaya Turki atau Turkish Baths dimana ia juga menawarkan pijat terapi kulit kepala atau champi (mengeramas). Mahomet bahkan kemudian di tunjuk sebagai seorang ahli bedah khusus menyampo bagi raja George IV dan William IV.









Gambar: Sake Dean Mahomet
Sejak saat itu para penata rambut di Inggris kemudian mulai membuat sampo dengan cara merebuh sabun batangan dengan air matang yang di bubuhi dengan rempah-rempah untuk membuat rembut berkilau dan wangi.
***
Tulisan di atas hanya mengulas sedikit dari banyaknya temuan lain dari para ilmuwan Muslim terdahulu. Sungguh merupakan kebanggaan bagi penulis saat bisa membagikan informasi ini kepada para pembaca – khususnya umat Islam – dengan tujuan untuk membuka wacana baru dan memotivasi diri untuk lebih maju berkarya.
Namun sayang, banyak yang menduga pada era itu (abad pertengahan) adalah abad yang sia-sia. Kalau pun menyadarinya itu tidak benar, tidak sedikit yang menyembunyikan untaian mutiara ilmu pengetahuan itu dari sejarah dunia. Bahkan yang lebih menyedihkan lagi adalah dari kita sendiri sebagai umat Islam, kita tidak lagi bangga dengan fitrah diri kita dengan mengabaikan fakta sejarah ini. Selain itu, kita tidak lagi menjadikan apa yang dilakukan oleh pendahulu kita sebagai contoh motivasi untuk lebih maju dan terus berkarya demi mengikuti persaingan dunia. Padahal kita memiliki modal untuk menjadi kaum yang paling berjaya di seantero dunia.
Mari dari sekarang kita berniat dan meneguhkan semangat usaha demi membangkitkan kejayaan umat Islam. Karena hakekatnya itu adalah wujud nyata dari menegakkan ajaran
[Referensi: buku "Sumbangan-sumbangan karya sains super dahsyat Islam abad pertengahan", karya; Diyan Yulianto & M.S Rohman]
[Sumber:http://oediku.wordpress.com/2011/04/05/penemuan-dahsyat-ilmuwan-islam-yang-dilupakan-sejarah-dunia/]

19.01 | Posted in , , , , , , , , | Read More »

Blog Archive

Labels